JawaPos.com – Kasus Covid-19 di Jakarta masih bertambah. Sampai dengan Minggu (31/5), kasus positif tercatat sebanyak 7.272 orang. Dengan rincian 2.102 orang dinyatakan telah sembuh dan 520 orang meninggal dunia.
“Sampai dengan hari ini kami laporkan, sebanyak 1.823 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.827 orang melakukan self isolation di rumah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti.
Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 18.420 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 15.446 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 10.781 orang.
Widyastuti menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit Covid-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu sejak 9 April 2020. Pemprov juga membangun jejaring dengan 36 laboratorium pemeriksa Covid-19.
Secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta sampai dengan 30 Mei 2020 berjumlah 149.239 sampel. Pada 30 Mei 2020, dilakukan tes PCR pada 2.452 orang, 1.295 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 119 positif dan 1.176 negatif.
Pemeriksaan massif secara selektif terus dilakukan di Kelurahan terpilih yang dikaji secara epidemologis dan menurut kepadatan penduduk. Ada 58 Kelurahan terpilih yang dilakukan rapid test tersebut. Sasaran ditujukan kepada warga lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu, dan ibu hamil.
Total 142.752 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 4 persen. Dengan rincian 5.675 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 137.077 orang non-reaktif. Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke rumah sakit yang ditunjuk.
“Bagi masyarakat, kami imbau untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak antarorang minimal 1,5 – 2 meter, dan menjaga diri untuk tetap beraktivitas di rumah,” tandas Widyastuti.
from JawaPos.com https://ift.tt/2zBow6B