Kita Bersaudara dan Siap Menang Melawan Covid-19!

HARI ini kita merayakan Hari Jadi Kota Surabaya Ke-727 dengan kondisi yang berbeda karena pandemi Covid-19 melanda seluruh belahan dunia. Saat ini sebagian saudara kita, termasuk tenaga medis, tidak dapat bersama kita lagi. Atas nama Pemerintah Kota Surabaya, saya menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada keluarga korban Covid-19.

Kenyataan pahit ini harus kita hadapi dan menjadi cambuk untuk menghadapi pandemi Covid-19. Upaya preventif (pencegahan) akan lebih didahulukan daripada kuratif (pengobatan). Kita benar-benar harus disiplin dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Di samping itu, kita harus meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi serta meminum vitamin dan ramuan rempah atau empon-empon. Juga, berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi.

Jika ada yang mengalami gejala sakit seperti batuk, sesak napas, dan demam, segera ke puskesmas terdekat. Penyakit ini dapat disembuhkan jika ditangani lebih cepat. Karena itu, dibutuhkan kejujuran dan kerja sama kita semua tanpa terkecuali.

Marilah kita meneguhkan persatuan dan kesatuan segenap insan di Kota Surabaya. Kini saatnya kita berdiri bersama dan bergandengan tangan. Agar tetap bersemangat, mari kita pekikkan, ’’Kita Bersaudara dan Siap Menang Melawan Covid 19!!!’’

Sejarah membuktikan, 727 tahun lalu dan saat peristiwa 10 November 1945, arek-arek Suroboyo berhasil mengusir bala tentara terkuat dunia. Berjuang sekuat tenaga dengan segala keterbatasan tanpa mengenal perbedaan dan asal usul untuk mewujudkan kemerdekaan.

Semangat persatuan, kesatuan, dan gotong royong haruslah senantiasa tecermin pada setiap langkah kehidupan kita. Sebab, nilai-nilai tersebut merupakan pengamalan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara yang telah dirumuskan para pendiri bangsa.

Saya sangat bersyukur warga Kota Surabaya mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila pada masa pandemi Covid-19 ini. Sebagaimana diamanatkan, sila pertama telah diamalkan seluruh warga Kota Surabaya dengan tetap beribadah kepada Tuhan Yang Mahaesa di rumah masing-masing. Kita percaya Tuhan sangatlah dekat, berada di hati kita masing-masing. Karena itu, kita selalu dapat mendekatkan diri kepada–Nya di setiap waktu dan di mana pun kita berada.

Bila memperhatikan sila kedua, saya melihat warga kota terus-menerus aktif dan mandiri secara individu ataupun dalam komunitas melakukan beragam kegiatan kemanusiaan. Menolong satu sama lain walau tidak ada imbauan atau edaran dari pemerintah kota. Bantuan yang bermanfaat dari berbagai elemen selalu mengalir ke balai kota. Kemudian, segera disalurkan kepada pihak yang membutuhkan, baik keperluan medis maupun makanan.

Jiwa egaliter, terbuka, dan ramah merupakan ciri khas warga Surabaya. Karena itulah, Surabaya menjadi kota yang maju pesat.

Demikian pula pandemi Covid-19, janganlah membuat kita lemah dan tidak bersemangat. Seluruh elemen di Surabaya telah membuktikan bahwa rasa persatuan dan kesatuan mampu menyelesaikan berbagai masalah secara bersama-sama. Inilah cara kita, warga Surabaya membumikan dan mengamalkan sila ketiga Pancasila.

Sila keempat diwujudkan melalui peran serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan ketua RT/RW yang menjadi pemimpin dalam mengatasi berbagai persoalan kemasyarakatan, permasalahan sosial dan ekonomi, dan permasalahan untuk memutus mata rantai persebaran Covid-19 di lingkungan masing-masing.

Sila kelima dijalankan melalui usaha secara individu maupun kelompok untuk berjuang sekuat tenaga keluar dari dampak pandemi. Itulah landasan bersama untuk kembali bergerak maju melanjutkan capaian-capaian menarik yang diraih Surabaya sebelumnya.

Kita tentu ingin anak-anak menjadi pemenang. Untuk itu, izinkan saya berbicara dengan anak–anakku, tidak ada yang tidak bisa asal kita mau atau tidak. Kita harus lebih kuat, tidak ada kata menyerah dan putus asa serta tetap harus serius belajar dari rumah dengan segala keterbatasannya. Para guru dan orang tuamu akan memandumu untuk mengakses materi pendidikan online yang bermanfaat. Kita harus mencontoh para pejuang yang gigih tetap berjuang meski dengan segala keterbatasannya dan telah membuktikan mampu mengusir penjajah, bala tentara terkuat di dunia sekalipun.

Semoga arek-arek Suroboyo dapat terus bekerja keras secara inovatif, kreatif, dan penuh disiplin untuk meraih prestasi sesuai minat dan bakatnya dengan manfaatkan Surabaya Ecosystem. Kita semua mengemban misi bersejarah ’’Menjadi PEMENANG’’ dalam persaingan global setelah pandemi Covid-19.

Didorong rasa syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Mahaesa atas perjalanan panjang kota ini, kita harus siap melanjutkan perjuangan sembari senantiasa berdoa semoga kita semua selalu mendapatkan lindungan dan rida dalam mewujudkan Surabaya kota sentosa yang berkarakter dan berdaya saing global berbasis ekologi. Aamiin Ya rabbal alamin. Dirgahayu Kota Surabaya (*)


Disarikan dari pidato TRI RISMAHARINI, Wali Kota Surabaya

Saksikan video menarik berikut ini:

from JawaPos.com https://ift.tt/2BiOAUs

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai