JawaPos.com – Adik Kim Jong Un yakni Kim Yo Jong, semakin eksis di depan publik. Dia diberikan ruang kebebasan untuk menangangi berbagai agenda penting. Kim Yo Jong yang menjabat sebagai Wakil Direktur Pertama Departemen Propaganda dan Agitasi Korea Utara, dilaporkan mengawasi peninjauan program obligasi publik negara itu. Korea Utara menerbitkan obligasi untuk pertama kalinya dalam 17 tahun lalu.
Korea Utara dilaporkan mencoba berbagai cara untuk menjual obligasi ke kelas wirausaha kaya di negara itu.
Menurut sebuah sumber di Korea Utara yang berbicara dengan Daily NK, Kim Yo Jong memfokuskan ulasannya tentang bagaimana agen-agen yang mengelola penjualan obligasi melakukan pekerjaan mereka.
Dilansir dari Express.co.uk, Senin (1/6), Kim Yo Jong mengirim penyelidik awal bulan ini ke kantor agen yang berafiliasi dengan kabinet yang mengelola penjualan obligasi publik, bisnis, dan pasar lokal di seluruh negeri. Ini menunjukkan bahwa Kim Jong Un memerintahkan mereka untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap program obligasi. Kim Yo Jong diberi ruang mengelola proses peninjauan.
Namun, beberapa pejabat tinggi Korea Utara dilaporkan telah menyatakan pandangan yang lebih negatif tentang program obligasi. Beberapa bahkan mengatakan bahwa negara perlu menarik kembali beberapa proyek konstruksi yang sedang berlangsung di negara itu.
Kim Yo Jong muncul di tengah mencuatnya kembali ketidakhadiran pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Hal itu menarik banyak spekulasi seputar kesehatan Kim Jong Un dalam beberapa pekan terakhir.
Beberapa sumber berspekulasi saudara perempuannya mengambil peran baru jika kesehatan pemimpinnya menurun. Sebab Kim Yo Jong memang digadang-gadang akan mengambil alih peran Kim Jong Un jika kesehatannya tak memungkinkan.
Saksikan video menarik berikut ini:
from JawaPos.com https://ift.tt/3gJWiXI