JawaPos.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti menyebut, kasus Covid-19 di Jakarta sampai dengan Senin (1/6) telah mencapai 7.383 orang positif. Sedangkan 2.246 orang dinyatakan telah sembuh dan 521 orang meninggal dunia.
“Sampai dengan hari ini kami laporkan, sebanyak 1.794 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.822 orang melakukan self isolation di rumah,” kata Widyastuti.
Sedangkan untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 18.467 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 15.705 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 10.995 orang.
Widyastuti menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit Civid-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu sejak 9 April 2020. Pemprov pun membangun jejaring dengan 36 laboratorium pemeriksa Covid-19.
Secara kumulatif sampai dengan 31 Mei 2020 pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta sebanyak 152.436 sampel. Pada 31 Mei 2020, dilakukan tes PCR pada 1.965 orang, 1.607 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 111 positif dan 1.496 negatif.
Pemeriksaan massif secara selektif terus dilakukan di Kelurahan terpilih yang dikaji secara epidemologis dan menurut kepadatan penduduk. Ada 58 Kelurahan terpilih yang dilakukan rapid test tersebut. Sasaran adalah warga lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu, dan juga pada ibu hamil.
Total 143.091 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 4 persen, dengan rincian 5.682 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 137.409 orang dinyatakan non-reaktif. Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke rumah sakit yang ditunjuk.
“Bagi masyarakat, kami imbau untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak antarorang minimal 1,5 – 2 meter, dan menjaga diri untuk tetap beraktivitas di rumah,” tandas Widyastuti.
Saksikan video menarik berikut ini:
from JawaPos.com https://ift.tt/2TUr8TS