Henti Jantung, Otopsi Independen Buktikan George Floyd Tewas di Lokasi

JawaPos.com – Keluarga dan pengacara George Floyd tak percaya dengan hasil otopsi yang dilakukan oleh kantor Pemeriksa Medis Hennepin. Sebab hasil otopsi pendahuluan menyebutkan tak ada bekas cekikan pada leher George Floyd dan kematiannya dipicu serangan jantung atau hipertensi.

Ternyata, itu senua kini terbantahkan oleh versi otopsi independen. Bahkan Floyd diduga sudah tewas di tempat kejadian.

Otopsi independen menyebut insiden itu sebagai pembunuhan. Dan detak jantung Floyd berhenti ketika polisi menekan lehernya seperti dilansir dari USA Today, Selasa (2/6).

Baca juga: Pria Bertato yang Lahir di Indonesia Ikut Rusuh Demo George Floyd

Laporan pemeriksa medis yang dirilis Senin (1/6) mencantumkan hasil henti jantung-paru yang menyulitkan akibat penegakan hukum, penahanan, dan kompresi leher sebagai penyebab kematian. Itu muncul beberapa jam setelah pengacara keluarga Floyd Benjamin Crump mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan temuan otopsi yang ditugaskan keluarga. Otopsi independen menyatakan Floyd sesak napas akibat tekanan terus-menerus pada lehernya.

Tim otopsi independen Michael Baden dan Dr. Allecia Wilson mengatakan ada kompresi leher dan punggung yang menyebabkan kurangnya aliran darah ke otak. Mereka menambahkan bahwa berat di punggung, borgol, dan posisi adalah faktor yang berkontribusi karena mengganggu kemampuan diafragma Floyd untuk berfungsi.

Floyd meninggal pada Senin (25/5) setelah seorang perwira polisi Minneapolis menekan lehernya selama beberapa menit ketika dia diborgol di tanah. Floyd merintih bahwa dia tidak bisa bernapas dan memohon bantuan. Insiden ini memicu kemarahan, memicu protes dan kekerasan di seluruh AS.

Laporan pemeriksa medis dari Pemeriksa Medis Hennepin sebelumnya menemukan tidak ada temuan fisik yang mendukung diagnosis asfiksia atau pencekikan traumatis. Menurut dokumen itu, yang menunjukkan kondisi kesehatan Floyd saat ini karena penyakit arteri koroner dan penyakit jantung hipertensi.

Baca juga: Hasil Otopsi Kontroversial, Kematian Floyd Dipicu Serangan Jantung

Baden dan Wilson mengatakan tampaknya Floyd meninggal di tempat kejadian. Berdasar itu, Floyd dipastikan tak punya masalah kesehatan.

“Apa yang kami temukan konsisten dengan apa yang dilihat orang, tidak ada masalah kesehatan lain yang dapat menyebabkan atau berkontribusi pada kematian,” tegas mereka.

Crump memiliki argumen yang kuat tentang kematian Floyd. Polisi Derek Chauvin didakwa melakukan pembunuhan dan pembunuhan tingkat tiga. Dia ditahan di penjara negara bagian. Tiga petugas lainnya yang berada di tempat kejadian belum ditahan atau didakwa dengan kejahatan apa pun. Keempat petugas dipecat sehari setelah kematian Floyd.

Saksikan video menarik berikut ini:

from JawaPos.com https://ift.tt/3csVdAi

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai