Pelonggaran PSBB Disebut Asal-Asalan, Mahfud: Dasarnya Scientific!

JawaPos.com – Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membantah tudingan jika pemerintah asal-asalan mengambil keputusan selama pandemi Covid-19. Tudingan itu sempat ramai diperbincangkan oleh warganet di media sosial, khususnya saat pemerintah memutuskan untuk melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Mahfud menegaskan, proses pengambilan keputusan dalam menentukan PSBB untuk daerah sudah diperhitungkan secara ilmiah. Termasuk ketika mulai melonggarkan bagi wilayah-wilayah tertentu yang angka penularannya sudah berkurang.

“Pengambilan keputusan pemerintah itu tidak asal-asalan seperti banyak dikatakan orang di medsos. Dasarnya scientific,” kata Mahfud.

Mahfud melanjutkan, hampir setiap hari pemerintah menggelar sidang kabinet membahas segala aspek terkait Covid-19. Di dalam sidang dibahas ada empat perhitungan model matematis yang digunakan pemerintah dalam mengambil keputusan terkait pelonggaran PSBB.

Empat perhitungan tersebut diajukan oleh BIN, Menko Perekonomian, Bappenas, dan Kantor Staf Presiden (KSP). Nantinya, dari 4 aspek tersebut akan diambil satu keputusan bersama untuk memetakan tingkat resiko di setiap daerah dari mulai zona merah, kuning, dan hijau.

Dengan begitu, pemerintah sudah mampu memetakan desa mana yang termasuk zona hijau, dan mana yang zona merah.

“Semua sudah dipertimbangkan. Semua ahli sudah dipanggil. Jadi tidak mungkin pemerintah itu mengambil keputusan asal-asalan, tapi yang pasti pemerintah itu harus mengambil keputusan,” pungkas Mahfud.

from JawaPos.com https://ift.tt/2XlJAXA

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai