Tak Pegang SIKM, 18 Ribu Kendaraan yang Menuju Jakarta Diputar Balik

JawaPos.com – Jumlah kendaraan menuju DKI yang diputar balik karena tak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) terus bertambah. Dalam kurun waktu 5 hari penyekatan arus balik, Polda Metro Jaya telah menindak belasan ribu pengendara.

“Sejak 27 Mei hingga 1 Juni 2020, Polda Metro Jaya telah memutar balikkan 18.708 kendaraan bermotor yang hendak keluar masuk Jakarta,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Selasa (2/6).

Pengendara ini ditemukan di 20 titik pos penyekatan yang tersebar di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. “Tersebar di wilayah Jakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Tangerang,” ungkap Yusri.

Penindakan terbanyak dilakukan di pos penyekatan Kabupaten Tangerang. Yakni 7.571 kendaraan.

“Di Kabupaten Bogor sebanyak 2.779 kendaraan dan di Kabupaten Bekasi sebanyak 2.423 kendaraan, sisanya di Jakarta,” tandas Yusri.

Berikut lokasi pos pemeriksaan SIKM di DKI Jakarta:

1. Pos Polisi Kalideres, Jakarta Barat.
2. Pos Joglo Raya, Jakarta Barat.
3. Pos Polisi Karang Tengah, Jakarta Barat.
4. Jalan Raya Bogor Jakarta Timur.
5. Jalan Raya Bekasi Jakarta Timur.
6. Jalan Raya Kalimalang Jakarta Timur.
7. Jalan Layang Universitas Indonesia, Jakarta Selatan.
8. Perempatan Pasar Jumat, Jakarta Selatan.
9. Jalan Ciledug Raya, Jakarta Selatan.

Berikut lokasi pos pemeriksaan SIKM di wilayah penyangga DKI Jakarta:

1. Jalan Syekh Nawawi Kabupaten Tangerang.
2. Gerbang Tol Cikupa Kabupaten Tangerang.
3. Jalan Raya Serang Kabupaten Tangerang.
4. Jalan Raya Maja Kabupaten Tangerang.
5. Jalan Jasinga Kabupaten Bogor.
6. Jalan Ciawi-Cianjur Kabupaten Bogor.
7. Jalan Ciawi-Sukabumi Kabupaten Bogor.
8. Jalan Raya Tanjung Sari Kabupaten Bogor.
9. Jalan Raya Pantura Kabupaten Bekasi.
10. Jalan Inspeksi Kalimalang Kabupaten Bekasi.
11. Ruas Tol Cikarang Km 47 arah Jakarta Kabupaten Bekasi.

from JawaPos.com https://ift.tt/36PipYi

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai