JawaPos.com – Amnesty International Indonesia menentang diskriminasi dan rasisme terhadap kelompok-kelompok tertentu yang dipicu oleh kematian George Floyd di Amerika Serikat. Serta kaitannya dengan praktik opresif melawan kebebasan berekspresi serta isu rasisme terhadap orang Papua.
Amnesty menilai, insiden pelanggaran HAM yang menimpa George Floyd menjadi cerminan dari apa yang terjadi di Indonesia. “Kasus pelanggaran HAM serupa yang diawali dengan rasisme di negara ini tidak hanya terjadi sekali dua kali dan sebagian besar kasus tidak selesa,” kata Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid dalam keterangannya, Rabu (3/6).
Aktivis HAM ini menilai, banyak pembela HAM dan masyarakat sipil yang ikut melakukan aksi protes damai, ditangkap dan dipenjara atas tuduhan makar. Padahal, kata Usman, yang mereka lakukan tidak melanggar hukum dan tidak ada unsur pidana. “Sudah banyak contoh di mana aparat keamanan melakukan perbuatan rasis terhadap masyarakat Papua,” ujar Usman.
Usman menyebut, peristiwa paling terlihat adalah insiden di Surabaya dan Malang pada 2019 lalu. Menurutnya, aparat merespon protes para mahasiswa dengan brutal, sama sekali tidak menunjukan sikap penegakan HAM untuk ukuran aparat negara.
“Sikap rasisme itulah yang pada akhirnya memicu pada pelanggaran terhadap kebebasan berekspresi. Padahal seharusnya negaralah yang menjadi contoh anti rasisme,” beber Usman.
Oleh karena itu, Usman memandang insiden di Amerika sudah seharusnya menjadi cerminan bagi aparat negara untuk mulai lebih menunjukan sikap anti diskriminasi dan sepenuhnya melindungi hak-hak sipil warga negara untuk menyampaikan pendapat.
“Bisa dilihat di Amerika banyak masyarakat yang marah atas tindakan rasisme polisi setempat. Hal tersebut juga sedang dirasakan oleh banyak warga negara kita terhadap saudara-saudara kita di Papua,” beber Usman.
Usman menghrapkan, Pemerintah bisa memulainya dengan menunjukan sikap anti rasisme dengan membebaskan para tahanan nurani Papua yang saat ini masih mendekam di penjara. “Pemerintah harus menghentikan segala pembungkaman kebebasan sipil di tanah Papua,” tegas Usman.
Saksikan video menarik berikut ini:
from JawaPos.com https://ift.tt/307busb