JawaPos.com – Perusahaan broker Forex, Didimax menawarkan layanan trading yang disertai dengan layanan edukasi trading forex. Hal tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat atau investor pemula investasi Forex belajar hingga mahir, di tengah masa pandemi Covid-19.
Investasi pertukaran mata uang asing atau forex trading memang menjanjikan dengan potensi keuntungan yang besar. Namun, sesuai dengan hukum investasi dimana keuntungan sebanding dengan risiko, maka risiko yang dihadapi pun tak kalah besar.
Direktur Utama Didimax R. Andrie Gunawan Sanjaya mengatakan, pihaknya telah membuka kantor cabang baru di kota Pekanbaru dan Yogyakarta dengan nilai Investasi sebesar Rp 30 miliar.
“Dengan kehadiran kantor baru ini pelayanan kami terhadap para nasabah dapat terus meningkat, serta memberikan edukasi terkait investasi trading forex kepada masyarakat luas,” ujarnya dalam keterangan resminya, Selasa (2/6).
Ia menuturkan, pihaknya juga menyediakan fasilitas lengkap dan nyaman untuk para pelanggan, mulai dari area konsultasi dan ruang Edukasi. Ruangan ini dapat digunakan masyarakat untuk berkonsultasi atau mengikut kelas Edukasi yang dilakukan Didimax.
Sementara itu, Staf Khusus ASPEBTINDO M Adrian Zenggi mengatakan, Didimax merupakan perusahaan broker yang telah memiliki ijin dari Bappebti dan telah diakui baik dari sisi kepatuhan terhadap hukum maupun kinerja keuangan dan prestasi.
“serta didukung olah para profesional yang berpengalaman di industri berjangka,” ucapnya.
Andrie menambahkan, para investor trader pemula tak perlu cemas terkait deposit dan penarikan dana. Dalam proses ini, hanya perlu waktu 20 menit. Selain itu, trader tidak dikenakan biaya tambahan yang dibebankan kepada para klien.
“Didimax juga menawarkan spread dan komisi yang rendah. Spread ini tentu sangat berpengaruh pada pendapatan trading. Semakin besar spread dan komisi yang dibebankan kepada trader, maka akan mengurangi keuntungannya,” tutupnya.
from JawaPos.com https://ift.tt/2XStFPM