JawaPos.com – Yayasan Pelangi Hidup Bersama (YPHB) memprioritaskan transparansi penerimaan dan penyaluran donasi dari masyarakat. Karena itu, YPHB menggandeng kantor akuntan publik terkemuka untuk mengaudit penerimaan dan pemanfaatan donasi yang diterima yayasan dari masyarakat.
Kantor akuntan publik yang digandeng YPHB untuk mengaudit laporan keuangan yayasan selama 2020 adalah Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan, dan Rekan (PKF). Kantor akuntan publik yang terafiliasi dengan PKF internasional sejak 1989 tersebut memiliki reputasi yang baik dalam pelaksanaan good corporate governance dan termasuk 10 besar kantor akuntan publik terbesar di Indonesia.
Berdasar kesepakatan prosedur audit antara YPHB dan PKF, auditor akan memverifikasi penerimaan dan pengeluaran dana atas laporan keuangan yang disajikan YPHB sesuai prosedur audit Standar Jasa Terkait 4400 atau prosedur yang disepakati atas informasi keuangan.
Sekretaris YPHB Suryo Eko Prasetyo mengatakan, yayasan akan memberikan akses penuh kepada auditor untuk melihat seluruh informasi yang dianggap relevan dalam penyusunan laporan keuangan, seperti pencatatan akuntansi, dokumentasi, dan tambahan informasi lainnya. ’’Yayasan juga tidak akan membatasi akses personel audit untuk memperoleh bukti yang dibutuhkan untuk penyusunan laporan audit,” terangnya.
Dia menegaskan, transparansi penerimaan dan penyaluran donasi masyarakat melalui Yayasan Pelangi Hidup Bersama sesuai dengan komitmen awal pendirian yayasan nonprofit tersebut. ’’Kami mengembalikan seluruh manfaat dari donasi yang diterima YPHB kepada masyarakat,” tandas pria yang akrab dipanggil Sep itu.
Berbelanja sambil Bantu Ojek Online

DANONE: Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) telah melangsungkan program berbelanja sambil berdonasi. Tujuannya, membantu pemenuhan kebutuhan harian kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak pandemi Covid-19. Program yang berlangsung 16-31 Mei itu telah mengumpulkan dana Rp 1 miliar. Dana itu akan disalurkan dalam bentuk e-voucher kepada 20 ribu pengemudi ojek online. E-voucher tersebut dapat digunakan untuk berbelanja kebutuhan hidup sehari-hari seperti beras, minyak, gula, susu pertumbuhan untuk anak di atas 1 tahun, serta susu ibu hamil dan menyusui di seluruh gerai Alfamart. (*/c11/agm)
Bagikan 1 Kuintal Beras Per Hari

VCC: Victory Community Church (VCC) membagikan sembako dan masker secara rutin kepada pengemudi ojek online (ojol) di Surabaya kemarin (2/6). Total, ada 1 kuintal beras per hari yang dibagikan. Pengemudi ojol sengaja dipilih karena menjadi bagian dari warga terdampak Covid-19. ”Ini kami lakukan untuk meringankan beban mereka,” kata Irwan, koordinator baksos dari VCC. Saat menerima bantuan, pengemudi ojol harus menaati protokol kesehatan. (omy/c11/agm)
Sumbang 120 Ribu Masker Nonmedis

BIN: Badan Intelijen Negara (BIN) menyerahkan bantuan 120 ribu masker kain nonmedis kepada Pemkot Surabaya kemarin (2/6). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Staf Khusus Kepala BIN Mayjen TNI Dr Suyanto kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma mengucapkan terima kasih yang luar biasa kepada BIN yang sudah membantu dalam banyak hal. Mulai laboratorium PCR, mobil laboratorium PCR, hingga masker. (jun/c11/agm)
from JawaPos.com https://ift.tt/3eOINoc