Terlalu Lama di Rumah Selama Pandemi Bikin Tubuh Rentan Kena Diabetes

JawaPos.com – Pandemi Covid-19 memaksa semua orang harus berada di rumah saja dalam menjaga jarak aman. Kurang gerak, banyak mengemil, membuat lemak menumpuk dan mudah gemuk.

Akibatnya, berbagai penyakit tak menular seperti diabetes, stroke, dan hipertensi jadi ancaman.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Endokrin Metabolik, Dr. Roy Panusunan Sibarani Sp.PD-KEMD mengatakan, pada saat terjadi pandemi, terjadi juga perubahan pola hidup, baik secara fisik, psikis, atau kehidupan sosial selama bekerja dari rumah (WFH). Semua hal itu sudah pasti akan berpengaruh terhadap kesehatan dan yang paling menonjol terhadap kesehatan metabolik.

Dia memberikan contoh di Eropa. Pada era Covid-19 sekarang ini, semua orang terlalu fokus pada Covid 19. “Hanya berfokus pada Covid-19 justru membuat orang jadi tidak awas terhadap penyakit metabolik. Padahal, penyakit metabolik itu adalah penyakit degeneratif. Di mana, makin tua kita, maka makin banyak kemungkinannya untuk kena penyakit diabetes, darah tinggi, dan gangguan kolesterol,” katanya dalam konferensi pers virtual.

Di masa pandemi ini, menurut Roy, ada hal yang membuat orang-orang semakin berpotensi terkena diabetes. “Ini semua karena pada saat WFH mereka takut beli obat, tidak konsultasi ke dokter, dan banyak timbul kecemasan bahkan takut bertemu orang luar,” jelasnya.

Untuk mencegah timbulnya penyakit metabolik, ia menyarankan, bila pada masa pre-Covid 19 mereka menerapkan pola hidup yang baik dengan olahraga rutin, dan konsumsi makanan sehat serta bergizi.

Sebaliknya, untuk mereka yang belum memiliki pola hidup yang baik pada saat pre-Covid 19, masa pandemi ini menjadi waktu yang tepat untuk mereka untuk melakukan pola hidup yang baik dengan cara memperbaiki pola hidup. Misalnya dengan tidur cukup, minum air putih cukup, makan makanan bergizi dan suplemen yang baik.

from JawaPos.com https://ift.tt/2Y1w7mO

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai