JawaPos.com – Kementerian Luar Negeri Rusia menuntut agar Amerika Serikat menghentikan kekerasan menangani pengunjuk rasa anti-rasisme pasca kematian George Floyd. AS diminta mengambil tindakan segera untuk menghentikan kekerasan polisi terhadap wartawan termasuk salah seorang wartawan media pemerintah Rusia.
Seorang wartawan media pemerintah Rusia, Sputnik, Nicole Roussell, terluka akibat aksi polisi. Dia berada di lokasi aksi unjuk rasa saat kericuhan terjadi.
Baca juga: Remaja Perekam Video Tewasnya George Floyd Alami Trauma dan Ketakutan
“Kami marah dengan kekerasan yang sedang berlangsung yang digunakan oleh penegak hukum Amerika terhadap media internasional yang meliput protes di AS, termasuk Rusia,” kata Kemenlu Rusia dalam sebuah pernyataan, Selasa (2/6).
Dilansir dari media lokal The Moscow Times, Kamis (4/6), Kemenlu Rusia menuntut AS segera mengambil tindakan tegas untuk melindungi jurnalis. Wartawan Rusia, Nicole Roussell terluka akibat tembakan peluru karet dan lemparan granat asap.
Baca juga: Istri Polisi Pembunuh George Floyd Ternyata Pemenang Putri Kecantikan
“Kami menuntut agar otoritas AS mengambil tindakan segera untuk mencegah jurnalis menjadi sasaran impunitas polisi,” tambahnya.
Nicole Roussell, terluka ketika polisi menembakkan peluru karet dan sebuah granat asap untuk membubarkan protes di Washington D.C. Kementerian mengatakan Roussell mengalami sejumlah luka.
“Termasuk dari senjata api dan kemudian diinjak oleh petugas, mengecam sebagai tindakan tidak ramah oleh otoritas AS,” imbuh pihak Kemenlu Rusia.
“Kekejaman yang keterlaluan dan ilegal terjadi tepat di luar Gedung Putih” tambahnya.
Ada beberapa insiden yang melibatkan polisi dan wartawan dalam aksi unjuk rasa terkait kematian George Floyd. Padahal, wartawan menunaikan tugasny untuk meliput dan bukan ikut demo. Jerman sebelumnya juga mendesak AS untuk melindungi kebebasan pers setelah seorang jurnalis yang bekerja untuk DW dilaporkan tertembak peluru karet polisi.
Saksikan video menarik berikut ini:
from JawaPos.com https://ift.tt/2MpaCak